New Session

Jumat, 27 Juli 2012

Berciuman yang Benar,Really ???


Bagaimana cara berciuman yang benar? Pertanyaan ini mungkin terdengar ganjil, namun sebenarnya aktivitas ciuman bisa dilakukan dengan cara tepat dan berdampak positif. Bahkan, ada berbagai teknik ciuman dengan sensasi berbeda-beda.


Bagi perempuan, ciuman menjadi tanda ungkapan cinta yang jujur dari lelaki. Sebaliknya, perempuan juga sering merasa tidak percaya diri saat melakukan ciuman.


Nah, berikut ini adalah hal-hal penting saat melakukan ciuman.



• Pandangan Mata
Pandangan mata merupakan bahasa tubuh yang efektif saat bersama pasangan. Sebelum melakukan ciuman, cobalah untuk saling menatap mata dalam-dalam.


Kadang, sebuah percakapan yang terlalu lama dengan pasangan akan menimbulkan kejenuhan. Usahakan untuk memberikan jeda dengan menatap matanya.


Sepersekian detik dari pandangan mata mampu menggetarkan hati dan memberi isyarat tertentu. Saat sudah ‘klik’, itulah momen tepat untuk mengawali ciuman.


• Sentuhan Jari
Anda bisa mengawali sambil mengusap pergelangan tangan lalu merambat untuk saling merekatkan jari-jari Anda ke jari-jari pasangan. Lakukan secara lembut dan perlahan hingga masing-masing bibir saling menyentuh.


Ketika ciuman telah dimulai, genggamlah jari-jari pasangan sesuai dengan irama ciuman. Bahasa tangan juga  bisa dilakukan sambil mengelus pundak, mengusap rambut, mengusap dagu atau memainkan jari-jari pasangan saat mengawali dan selama ciuman.


• Pelukan Erat
Sensasi ciuman akan terasa lebih jika dilakukan sambil saling berpelukan. Pelukan adalah tanda penyatuan diri dalam satu ruang dan waktu bersama pasangan. Peluklah pinggang pasangan dengan erat seakan Anda tak mau dilepas oleh dirinya. Jika Anda memiliki pasangan dengan tinggi badan lebih, mulailah dengan merangkul belakang lehernya.


Itu akan memberikan kesan bahwa mereka merasa diandalkan dan menjadi tempat bergantung. Jika ciuman tersebut dilakukan sambil berdiri, kaki yang berjinjit dan mencium pasangan akan menciptakan sensasi tersendiri bagi kedua belah pihak.


• Pentingnya Gerak Bibir dan Lidah
Nah, ini adalah faktor penting dan harus diperhatikan baik-baik. Kegagalan sebuah ciuman biasanya ditentukan oleh bahasa bibir. Bisa jadi bibir terlalu agresif atau sebaliknya, sangat pasif. Itu menentukan kepuasan dari pasangan saat melakukan ciuman.


Oleh sebab itu, intensitas gerak bibir sangat tergantung pada pemahaman Anda mengenai pasangan saat berciuman. Bibir juga menjadi sarana untuk menjajaki apakah pasangan berminat dengan ciuman Anda. Hal itu bisa dilakukan dengan cara-cara berikut:


• Sentuhan Lembut
Dekatkan masing-masing mulut secara perlahan, sentuhlah dengan halus untuk mengetahui seberapa minat pasangan untuk berciuman. Anda bisa melakukan dua pilihan; membatalkan ciuman atau tetap melanjutkan sambil terus berusaha memancing reaksi pasangan.


• Pejamkan Mata
Pejamkan mata sambil menyentuhkan masing-masing bibir, gesek dengan halus dan perlahan bibir atas dan bawah sampai mulut pasangan mulai terbuka pelan-pelan. Ketika pasangan sudah mulai ‘tergerak’, Anda bisa memutuskan untuk melanjutkan itu ke ciuman biasa atau sambil memainkan lidah.


• Memainkan Lidah
Lidah adalah bagian sensitif dari mulut. Oleh sebab itu, lakukan eksplorasi permainan lidah dengan lembut dan sabar. Jangan terlalu kasar dan pertahankan sampai masing-masing siap untuk berciuman lebih dalam lagi. Itu penting untuk menjaga mood dan sensasi selama ciuman.


Dari beberapa hal penting tersebut, Anda juga harus memperhatikan faktor lain seperti kebersihan mulut. Banyak pasangan merasa tidak nyaman hanya karena persoalan bau mulut. Selain itu, yakinkan pada pasangan melalui ciuman untuk menyatakan rasa sayang dan peduli Anda.

Tidak ada komentar: